Sunburn adalah kondisi kulit yang terbakar akibat paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari dalam waktu lama tanpa perlindungan.
Gejalanya bisa mulai dari kulit kemerahan, panas, perih, kering, bahkan sampai mengelupas atau melepuh. Biasanya, sunburn muncul dalam 2–6 jam setelah terpapar, dan mencapai puncaknya dalam 24 jam.
Menurut American Academy of Dermatology (AAD), sunburn bisa terjadi dalam 15 menit saja, apalagi kalau kamu nggak pakai sunscreen.
Rekomendasi
Efek jangka panjangnya? Bisa mempercepat penuaan kulit dan meningkatkan risiko kanker kulit.
Gejala Umum Sunburn yang Wajib Kamu Ketahui
Sebelum buru-buru pakai lotion atau panik lihat kulit yang memerah, yuk kenali dulu tanda-tanda sunburn atau kulit terbakar matahari.
Gejalanya bisa berbeda-beda tergantung tingkat keparahan dan jenis kulit kamu. Berikut beberapa gejala yang sering muncul:
- Kulit merah terang atau merah muda – Biasanya muncul 2–6 jam setelah paparan sinar matahari. Ini tanda awal bahwa kulit kamu mengalami peradangan akibat sinar UV.
- Terasa panas saat disentuh – Kulit seperti ‘dipanggang’, bahkan terasa nyeri ringan saat tersentuh atau saat kamu mengenakan pakaian.
- Sensasi nyeri atau perih – Bisa terjadi saat kulit menyentuh permukaan lain atau terkena air. Ini adalah respons tubuh terhadap peradangan.
- Kulit kering, kasar, dan mengelupas – Beberapa hari setelah terbakar, kulit akan mengelupas sebagai proses regenerasi alami. Tapi kalau terlalu parah, bisa bikin iritasi dan terasa perih.
- Gatal-gatal dan rasa tidak nyaman – Gatal adalah tanda bahwa kulit mulai sembuh, tapi juga bisa jadi gejala iritasi ringan.
- Bengkak ringan di area yang terbakar – Ini bisa disertai rasa tertarik pada kulit atau tampak seperti ‘bengkak air’.
- Lepuhan (blister) – Biasanya muncul pada sunburn tingkat sedang hingga berat. Berisi cairan dan sangat sensitif – hindari memencetnya, ya!
- Gejala sistemik (kasus berat):
- Demam ringan
- Sakit kepala atau pusing
- Mual atau muntah
- Menggigil
- Dehidrasi berat
Catatan Penting:
Kalau kamu mengalami demam tinggi, mual parah, jantung berdebar, atau merasa lemas berlebihan setelah sunburn, segera konsultasikan ke dokter.
Itu bisa jadi tanda heatstroke atau keracunan matahari (sun poisoning)!
Cara Ampuh Mengatasi Kulit Terbakar Matahari
Kalau kamu sadar kulit sudah ‘terpanggang’, jangan tunggu makin parah. Berikut langkah-langkah praktis dan efektif yang bisa kamu lakukan di rumah:
1. ️ Segera Hindari Sinar Matahari
Langkah pertama dan paling krusial: berhenti terpapar matahari. Pindah ke tempat teduh, pakai jaket, topi, atau masuk ke ruangan ber-AC. Terus-terusan di bawah sinar UV hanya akan memperparah luka.
2. Kompres Dingin untuk Redakan Rasa Panas
Gunakan handuk bersih yang direndam air dingin (bukan es batu langsung ke kulit ya!) lalu tempelkan ke area terbakar selama 15–20 menit. Ulangi beberapa kali sehari untuk bantu meredakan radang dan nyeri.
3. Mandi Air Sejuk (Jangan Air Panas!)
Mandi dengan air dingin/suhu ruang bisa bantu tenangkan kulit. Hindari sabun berbahan keras, scrub, atau loofah. Gunakan sabun lembut yang bebas pewangi dan alkohol.
4. Gunakan Pelembap dengan Aloe Vera atau Soy
Setelah mandi, segera oleskan pelembap berbahan dasar alami seperti aloe vera atau soy extract. Ini membantu meredakan inflamasi dan mempercepat pemulihan. Jangan pakai pelembap yang mengandung alkohol atau pewangi karena bisa memperparah iritasi.
5. Minum Air Lebih Banyak
Kulit terbakar berarti tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Minum banyak air bantu menjaga hidrasi kulit dari dalam dan mendukung proses regenerasi sel.
6. Jangan Pecahkan Lepuhan!
Kalau muncul lepuh berisi cairan, biarkan sembuh sendiri. Jangan dipencet, dikupas, apalagi dikorek! Risiko infeksi tinggi, dan bisa meninggalkan bekas luka jangka panjang.
7. Makan Makanan Kaya Antioksidan
Makanan seperti:
- Tomat dan delima (kaya lycopene & polifenol)
- Wortel & ubi (kaya beta-karoten)
- Bayam & brokoli (vitamin C & E)
Akan bantu mempercepat regenerasi kulit sekaligus memperkuat perlindungan alami dari sinar UV.
8. Pakai Pakaian Longgar & Adem
Gunakan baju berbahan katun, longgar, dan ringan. Hindari pakaian sintetis yang ketat karena bisa menggesek kulit dan bikin iritasi makin parah.
9. Oleskan Krim Penenang Berbahan Alami
Kalau kulit gatal, merah, atau radang ringan, kamu bisa pakai krim alami dengan kandungan seperti:
- Centella Asiatica
- Calendula
- Chamomile
- Colloidal Oatmeal
Mereka bantu kurangi gatal tanpa membuat kulit makin iritasi.
Hindari Hal Ini Saat Kulit Terbakar
Biar sunburn nggak makin parah atau meninggalkan bekas, hindari kebiasaan-kebiasaan ini:
- Menggosok kulit dengan handuk
- Menggunakan scrub, exfoliator, atau masker peeling
- Memakai produk dengan retinol, AHA/BHA, atau parfum
- Menggaruk kulit yang gatal
- Kembali terpapar matahari tanpa sunscreen atau pelindung
Cara Mencegah Sunburn agar Nggak Terulang Lagi
Supaya kejadian kulit terbakar matahari nggak terjadi lagi, ini beberapa tips pencegahan terbaik yang bisa kamu terapkan setiap hari:
1. Gunakan Sunscreen Setiap Hari
- Pilih SPF minimal 30, lebih tinggi jika aktivitas outdoor
- Gunakan broad-spectrum (UVA & UVB protection)
- Reapply setiap 2 jam, apalagi jika berenang atau berkeringat
2. Hindari Matahari di Jam-Jam Tersengat
- Pukul 10.00 – 15.00 adalah waktu matahari paling ganas
- Kalau harus keluar, pakai topi, kacamata hitam, atau pelindung fisik lainnya
3. Gunakan Payung atau Pakaian Pelindung
Cara simpel tapi efektif – jangan malu bawa payung! Pakaian panjang dengan bahan ringan juga bisa jadi perlindungan tambahan.
4. Jaga Kesehatan Kulit dari Dalam
- Konsumsi makanan kaya antioksidan setiap hari
- Minum cukup air putih
- Istirahat cukup untuk mendukung regenerasi kulit
Sunburn memang bikin kulit terasa nyeri, perih, dan mengganggu penampilan, tapi kamu bisa mengatasinya dengan langkah sederhana di rumah. Yang terpenting adalah cepat tanggap dan mulai perawatan sejak gejala pertama muncul.
Dan tentu saja, mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Yuk, mulai biasakan pakai sunscreen dan lindungi kulitmu dari bahaya sinar UV. Biar kulit tetap sehat, glowing, dan bebas luka bakar!
















