Kalau kamu pikir serangan asam urat cuma disebabkan oleh makanan seperti jeroan atau seafood, kamu belum tahu yang satu ini: minuman juga bisa jadi pemicu utama lonjakan kadar asam urat!
Bahkan, ada minuman yang kelihatannya sehat atau biasa aja, tapi diam-diam bisa memperparah kondisi sendi kamu.
Nah, buat kamu yang ingin hidup bebas dari nyeri sendi dan bengkak mendadak, yuk simak daftar minuman yang harus dihindari oleh penderita asam urat. Nomor 3 dijamin bikin kamu kaget!
Rekomendasi
1. Soda dan Minuman Bersoda
Minuman bersoda adalah musuh dalam selimut buat penderita asam urat. Rasanya manis dan menyegarkan, tapi mengandung fruktosa tinggi – gula alami yang dapat meningkatkan produksi asam urat di dalam tubuh.
Kenapa harus dihindari?
- Fruktosa mendorong hati memproduksi lebih banyak asam urat.
- Menyebabkan dehidrasi, sehingga pengeluaran asam urat lewat urine jadi terhambat.
Contoh: Cola, soda lemon, minuman bersoda rasa buah, dan energi drink bersoda.
Tips sehat: Ganti soda dengan air putih dingin, infused water, atau teh herbal tanpa gula.
2. Jus Buah Kemasan
Jangan tertipu dengan label “jus buah asli”. Banyak jus dalam kemasan mengandung tambahan gula dan fruktosa tinggi yang sangat tidak ramah untuk penderita asam urat.
Masalahnya:
- Jus kemasan mengandung pemanis tambahan yang bisa memicu inflamasi.
- Kalorinya tinggi, bisa memperparah obesitas yang jadi faktor risiko asam urat.
Alternatif sehat: Buat jus sendiri dari buah segar, tanpa tambahan gula atau sirup.
3. Minuman Kopi 3-in-1 (Kopi Instan Sachet) – Yang Paling Mengejutkan!
Siapa sangka, minuman instan favorit sejuta umat ini masuk daftar merah?
Meski kandungan purin dalam kopi murni tergolong rendah, kopi 3-in-1 mengandung gula, krimer, dan zat tambahan lain yang bisa memperberat kerja ginjal dan menaikkan kadar asam urat secara tidak langsung.
Kenapa mengejutkan?
- Banyak orang mengira kopi aman untuk asam urat, padahal jenis kopi instan yang dicampur krimer dan gula justru berisiko.
- Gula tambahan dalam kopi 3-in-1 mirip efeknya dengan minuman manis lainnya.
Solusi: Pilih kopi hitam tanpa gula atau susu rendah lemak sebagai gantinya.
4. Minuman Beralkohol
Sudah bukan rahasia lagi kalau alkohol, terutama bir dan anggur merah, merupakan pemicu utama serangan gout.
Alkohol meningkatkan produksi asam urat sekaligus menghambat pengeluarannya melalui ginjal.
Dampaknya:
- Bir mengandung purin dari ragi, dua kali lipat merusak bagi penderita asam urat.
- Alkohol menyebabkan dehidrasi, memperburuk akumulasi asam urat.
Saran: Hindari konsumsi alkohol sama sekali jika kamu punya riwayat asam urat.
5. Minuman Berenergi (Energy Drink)
Minuman energi yang sering dikonsumsi untuk menambah stamina ternyata bisa membawa bencana buat persendian.
Selain tinggi gula, minuman ini juga mengandung kafein tinggi dan zat aditif lain yang bisa membebani metabolisme tubuh.
Risikonya:
- Gula tinggi memicu asam urat naik.
- Kafein dan zat aditif bisa mengganggu fungsi ginjal.
Alternatif: Konsumsi air kelapa murni atau minuman elektrolit alami.
6. Milk Tea dan Boba Drink
Tren minuman kekinian seperti boba atau milk tea juga layak kamu waspadai. Kandungan gula, krimer, dan topping manis seperti boba atau jelly bikin minuman ini menjadi “bom gula” yang memicu peradangan dan naiknya kadar asam urat.
Fakta penting:
- Satu gelas milk tea bisa mengandung hingga 50 gram gula!
- Dapat memperparah kondisi penderita gout yang sudah punya kadar asam urat tinggi.
Tips: Kalau ingin tetap minum milk tea, pilih tanpa gula tambahan dan tanpa topping.
7. Minuman Berbasis Susu Manis (Susu Kental Manis, Milkshake)
Minuman berbasis susu dengan tambahan pemanis seperti susu kental manis atau milkshake bukan hanya tinggi kalori, tapi juga memperparah kadar gula darah dan meningkatkan risiko serangan asam urat.
Apa bahayanya?
- Susu manis dapat mengganggu keseimbangan metabolisme.
- Kandungan gulanya setara dengan minuman bersoda.
Saran sehat: Pilih susu rendah lemak tanpa tambahan gula atau susu almond.
Tips Cerdas untuk Penderita Asam Urat
Supaya kamu bisa tetap menikmati minuman tanpa khawatir sendi “teriak”, ini beberapa tips praktis yang bisa diterapkan:
- Perbanyak air putih – bantu ginjal membuang kelebihan asam urat.
- Hindari gula tambahan dalam minuman.
- Pilih minuman homemade tanpa bahan pengawet atau pemanis buatan.
- Kurangi konsumsi kafein tinggi, terutama yang instan atau bercampur gula.
- Baca label kemasan sebelum beli minuman apa pun.
Asam urat bukan hanya soal makanan padat seperti jeroan atau daging merah. Minuman pun bisa jadi pemicu diam-diam yang memicu serangan nyeri sendi tiba-tiba.
Dengan mengenali minuman yang harus dihindari seperti soda, jus kemasan, kopi 3-in-1, dan milk tea, kamu bisa mengurangi risiko lonjakan kadar asam urat secara drastis.
Mulailah memilih minuman yang lebih sehat dan alami. Tubuh kamu pasti berterima kasih, dan sendi pun bisa bebas dari nyeri yang menyiksa!














