Mulas saat hamil adalah keluhan umum yang sering bikin ibu hamil jadi nggak nyaman. Rasa panas di dada atau ulu hati, perut terasa penuh, bahkan kembung dan nyeri bisa muncul kapan saja, apalagi saat malam menjelang tidur.
Meski terdengar biasa, mulas bisa cukup mengganggu aktivitas harian dan kualitas istirahat ibu hamil.
Tapi tenang, mulas saat hamil itu bukan pertanda bahaya, kok. Justru, hal ini wajar terjadi karena perubahan besar-besaran dalam tubuh selama masa kehamilan.
Rekomendasi
Yuk, kita bahas lebih dalam soal penyebab dan cara mengatasi mulas saat hamil supaya kamu bisa tetap aktif dan nyaman sepanjang hari.
Apa Itu Mulas Saat Hamil?
Mulas yang dimaksud di sini biasanya adalah heartburn, yakni sensasi panas dan terbakar di area dada atau ulu hati. Kadang disertai dengan perut kembung, mual, atau sensasi makanan naik ke kerongkongan.
Mulas ini umum terjadi di trimester kedua dan ketiga, meskipun beberapa ibu hamil sudah mengalaminya sejak awal kehamilan.
Penyebab Mulas Saat Hamil
1. Perubahan Hormon
Kehamilan menyebabkan lonjakan hormon, terutama progesteron. Hormon ini bertugas merilekskan otot rahim agar kehamilan tetap terjaga. Tapi efek sampingnya, otot-otot lain juga ikut rileks, termasuk otot katup lambung.
Nah, kalau katup lambung jadi longgar, asam lambung bisa naik ke kerongkongan, menimbulkan rasa perih dan terbakar.
Ditambah hormon relaksin yang membuat jaringan ligamen melonggar, kondisi ini makin memperparah heartburn.
2. Tekanan Rahim yang Membesar
Seiring pertumbuhan janin, ukuran rahim bertambah besar dan menekan organ di sekitarnya, termasuk lambung dan usus. Akibatnya:
- Isi lambung terdorong ke atas → asam lambung naik ke kerongkongan
- Usus tertekan → sulit BAB (konstipasi), yang memicu rasa mulas
Semakin besar usia kehamilan, tekanan ini biasanya makin terasa.
3. Ligamen yang Meregang
Rahim yang membesar butuh penyangga ekstra, yaitu ligamen bundar (round ligament). Saat ligamen ini meregang cepat, kamu bisa merasakan sensasi kram atau tertarik di bagian perut bawah yang sering disalahartikan sebagai mulas.
Kondisi ini umum terjadi saat:
- Kamu berdiri terlalu cepat
- Berbalik posisi saat tidur
- Berjalan cepat atau tersenggol
4. Konsumsi Makanan Pemicu Asam Lambung
Ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat hamil karena bisa memicu atau memperburuk mulas, seperti:
- Makanan pedas dan berlemak
- Makanan asam (seperti jeruk, nanas)
- Minuman berkafein (kopi, teh)
- Minuman bersoda
- Cokelat dan makanan manis berlebihan
- Makanan bergas (kol, brokoli, kacang-kacangan)
Kebiasaan makan terlalu cepat atau makan dalam porsi besar juga bisa memperparah mulas.
5. Konstipasi (Sembelit)
Konstipasi adalah masalah umum selama kehamilan. Kombinasi hormon progesteron, tekanan dari rahim, dan kurang asupan serat membuat buang air besar jadi tidak lancar.
Feses yang keras dan menumpuk menekan dinding usus dan lambung, memicu:
- Rasa tidak nyaman di perut
- Perut terasa penuh
- Sensasi mulas dan begah
Cara Mengatasi Mulas Saat Hamil Secara Alami
Kabar baiknya, kamu bisa mengurangi mulas saat hamil tanpa obat kok. Coba beberapa tips berikut ini:
1. Makan dalam Porsi Kecil Tapi Sering
Daripada makan 3 kali besar, coba ubah jadi 5–6 kali makan dengan porsi kecil. Ini bantu menghindari tekanan berlebihan pada lambung.
2. Hindari Langsung Tidur Setelah Makan
Tunggu minimal 2–3 jam setelah makan sebelum tidur atau rebahan. Posisi berbaring bisa memicu naiknya asam lambung.
3. Tidur dengan Kepala Lebih Tinggi
Gunakan bantal tambahan agar posisi kepala lebih tinggi dari perut. Ini bantu mencegah asam lambung naik saat kamu tidur.
4. Perhatikan Pola Makan
- Hindari makanan pemicu (pedas, asam, gorengan)
- Pilih makanan mudah dicerna (nasi, sup, buah rendah asam)
- Kunyah makanan perlahan agar pencernaan lebih ringan
5. Minum Air Putih yang Cukup
Minum sedikit demi sedikit sepanjang hari lebih baik daripada langsung banyak dalam satu waktu. Air bantu melarutkan asam lambung.
6. Konsumsi Serat yang Cukup
Makan buah dan sayur seperti pepaya, pisang, wortel, dan bayam. Serat membantu mencegah konstipasi yang bisa memperparah mulas.
7. Olahraga Ringan
Jalan kaki 15–30 menit setiap hari bisa membantu memperlancar pencernaan dan mengurangi tekanan di area perut.
Kapan Harus ke Dokter?
Mulas saat hamil memang normal, tapi wajib waspada jika:
- Rasa nyeri sangat parah hingga tidak bisa makan atau tidur
- Disertai muntah terus-menerus
- Berat badan turun
- Mulas tak kunjung reda meski sudah coba perubahan gaya hidup
Kalau kamu mengalami hal-hal di atas, segera konsultasikan ke dokter kandungan. Bisa jadi kamu butuh penanganan lebih lanjut atau obat yang aman untuk ibu hamil.
Mulas saat hamil memang bikin nggak nyaman, tapi kamu nggak sendiri – banyak ibu hamil mengalaminya. Penyebabnya bisa dari perubahan hormon, tekanan rahim, peregangan ligamen, makanan, hingga sembelit.
Dengan perubahan kecil dalam pola makan dan gaya hidup, kamu bisa tetap menjalani kehamilan dengan lebih nyaman.
Ingat, tubuh kamu sedang bekerja keras menciptakan kehidupan, jadi jangan lupa istirahat, makan sehat, dan jaga mood agar tetap happy!
















